Senin

Nasi Tim Ayam Kuning

Untuk usia 9 - 12 bulan

Bahan-bahan yang diperlukan :
1/4 ekor ayam, pisahkan daging dari tulangnya
250 gram beras, cuci
1,5 liter air
3 sdm minyak untuk menumis

Haluskan
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1 cm kunyit
1 sdt garam
pelengkap 1 tangkai daun bawang iris halus



Cara membuat Nasi Tim Ayam Kuning

  1. Rebus tulang ayam beserta air sampai menjadi kaldu sebanyak 1.250 ml, sisihkan
  2. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum. masukan potongan daging ayam dan beras yang sudah dicuci, aduk sampai rata
  3. Masukan 500 ml kaldu ayam. masak sampai beras menjadi aron lalu angkat
  4. Siapkan mangkuk alumunium, oles bagian dalamnya sampai 1/2 bagian mangkuk. Beri kaldu sampai 2/3 tinggi mangkuk. Kukus selama 1 jam atau sampai matang, lalu angkat
  5. Panaskan sisa kaldu, beri irisan daun bawang, angkat
  6. Sajikan nasi tim ayam kuning bersama kaldu panas

Tersaji untuk 5 - 6 porsi, bisa berbagi dengan bayi tetangga pasti menyenangkan

Kandungan gizi per porsi Nasi Tim Ayam Kuning :

Energi    : 872,1 KKal (348,8 untuk 5 porsi)
Protein    : 42 gram (16,8 gram untuk 5 porsi)
Lemak    : 31,9 gram (12,8 untuk 5 porsi)
Karbohidrat : 99,4 gram untuk 5 porsi)

Manfaat yang didapat :
Daging ayam kaya akan kandungan protein, selenium, zat besi dan vitamin B kompleks yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

11:43 Resep Cinta

Nasi Tim Ayam Kuning

Untuk usia 9 - 12 bulan

Bahan-bahan yang diperlukan :
1/4 ekor ayam, pisahkan daging dari tulangnya
250 gram beras, cuci
1,5 liter air
3 sdm minyak untuk menumis

Haluskan
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
1 cm kunyit
1 sdt garam
pelengkap 1 tangkai daun bawang iris halus



Cara membuat Nasi Tim Ayam Kuning

  1. Rebus tulang ayam beserta air sampai menjadi kaldu sebanyak 1.250 ml, sisihkan
  2. Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum. masukan potongan daging ayam dan beras yang sudah dicuci, aduk sampai rata
  3. Masukan 500 ml kaldu ayam. masak sampai beras menjadi aron lalu angkat
  4. Siapkan mangkuk alumunium, oles bagian dalamnya sampai 1/2 bagian mangkuk. Beri kaldu sampai 2/3 tinggi mangkuk. Kukus selama 1 jam atau sampai matang, lalu angkat
  5. Panaskan sisa kaldu, beri irisan daun bawang, angkat
  6. Sajikan nasi tim ayam kuning bersama kaldu panas

Tersaji untuk 5 - 6 porsi, bisa berbagi dengan bayi tetangga pasti menyenangkan

Kandungan gizi per porsi Nasi Tim Ayam Kuning :

Energi    : 872,1 KKal (348,8 untuk 5 porsi)
Protein    : 42 gram (16,8 gram untuk 5 porsi)
Lemak    : 31,9 gram (12,8 untuk 5 porsi)
Karbohidrat : 99,4 gram untuk 5 porsi)

Manfaat yang didapat :
Daging ayam kaya akan kandungan protein, selenium, zat besi dan vitamin B kompleks yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan otak


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Jumat

Tips-tips Mengatasi Sakit Perut Pada Bayi 


Sakit perut pada bayi yang terkadang tidak kita rasakan tetapi sebenarnya bayi sangat tersiksa, terkadang sangat sulit untuk tahu rasa sakit yang dirasakan oleh bayi, terutama ketika perut bayi sakit dan bahkan kram. Tapi terkadang Ibu sering panik terlebih dulu, ketakutan saat si kecil mengalami sakit perut, padahal sebenarnya sangat mudah dan sederhana tuk mengatasi bayi saat sakit perut.

Tips Sehat Bayi

Bunda dapat mengatasi sakit perut dengan cara-cara berikut sebagai langkah pertama, tidak perlu cepat-cepat dibawa ke dokter jika kondisi dengan langkah berikut ini sudah sembuh. Tetapi jika dengan langkah berikut ini tidak kunjung sembuh dan malah lebih parah kemungkinan ada gejala lain yang memerlukan pertolongan Dokter lebih lanjut.

Empat Langkah Mudah mengatasi sakit perut pada bayi :
  1. Mengatasi Bayi Sakit Perut Dengan Diet Ibu. Nyeri perut pada bayi bisa disebabkan oleh akumulasi gas dalam tubuh bayi atau bayi sakit perut kembung dan bahkan masuk angin. Oleh karena itu ibu yang menyusui akan lebih baik meminimalkan mengkonsumsi asupan makanan yang menyebabkan banyak gas di dalam tubuh seperti biji fenugreek. Memang fenugreek dapat meningkatkan produksi susu selama menyusui, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan efek samping gastrointestinal karena gas yang berlebihan.
  2. Mengatasi bayi sakit perut dengan memijat bayi. Jika bayi Anda sangat rewel dan terlalu lama menangis, cobalah untuk membuat bayi Anda bersendawa atau kentut, bisa juga dengan menggunakan tips artikel mengatasi bayi sakit perut kembung. Gunakan minyak zaitun atau minyak hangat untuk memijat daerah perut bayi Anda dan melihat reaksinya apakah dapat membantu bayi kentut atau bersendawa, juga bisa membaca lebih lanjut cara memijat bayi yang benar. Anda juga dapat memberikan pijatan lembut di bagian bagian belakang bayi Anda, menepuk punggung dengan lembut. Mengatasi sakit perut bayi Anda karena gas dalam perut akan lebih cepat jika bayi sudah bersendawa atau kentut.
  3. Mengatasi sakit perut bayi dengan mandi air hangat. Mandi air hangat membantu untuk menyembuhkan sakit perut pada bayi. Pastikan saat mandi memastikan Air hangat yang Anda gunakan tidak terlalu panas. Biarkan bayi Anda duduk dalam bak air hangat selama lima sampai tujuh menit.
  4. Kompres perut bayi Anda. Mengatasi sakit perut kembung bayi juga bisa dengan kompres panas/hangat pada perut bayi. Benda yang hangat dapat menyerap rasa sakit dari tubuh bayi atau perut bayi. Tapi harus sangat hati-hati jangan kompres terlalu panas karenak ulit bayi sangat sensiti. Selain kompres hangat dengan kain, anda juga dapat menaruh botol air hangat di perut bayi. Air hangat dapat dengan mudah digunakan untuk meredakan sakit perut pada bayi.


Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

22:03 Resep Cinta

Tips-tips Mengatasi Sakit Perut Pada Bayi 


Sakit perut pada bayi yang terkadang tidak kita rasakan tetapi sebenarnya bayi sangat tersiksa, terkadang sangat sulit untuk tahu rasa sakit yang dirasakan oleh bayi, terutama ketika perut bayi sakit dan bahkan kram. Tapi terkadang Ibu sering panik terlebih dulu, ketakutan saat si kecil mengalami sakit perut, padahal sebenarnya sangat mudah dan sederhana tuk mengatasi bayi saat sakit perut.

Tips Sehat Bayi

Bunda dapat mengatasi sakit perut dengan cara-cara berikut sebagai langkah pertama, tidak perlu cepat-cepat dibawa ke dokter jika kondisi dengan langkah berikut ini sudah sembuh. Tetapi jika dengan langkah berikut ini tidak kunjung sembuh dan malah lebih parah kemungkinan ada gejala lain yang memerlukan pertolongan Dokter lebih lanjut.

Empat Langkah Mudah mengatasi sakit perut pada bayi :
  1. Mengatasi Bayi Sakit Perut Dengan Diet Ibu. Nyeri perut pada bayi bisa disebabkan oleh akumulasi gas dalam tubuh bayi atau bayi sakit perut kembung dan bahkan masuk angin. Oleh karena itu ibu yang menyusui akan lebih baik meminimalkan mengkonsumsi asupan makanan yang menyebabkan banyak gas di dalam tubuh seperti biji fenugreek. Memang fenugreek dapat meningkatkan produksi susu selama menyusui, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan efek samping gastrointestinal karena gas yang berlebihan.
  2. Mengatasi bayi sakit perut dengan memijat bayi. Jika bayi Anda sangat rewel dan terlalu lama menangis, cobalah untuk membuat bayi Anda bersendawa atau kentut, bisa juga dengan menggunakan tips artikel mengatasi bayi sakit perut kembung. Gunakan minyak zaitun atau minyak hangat untuk memijat daerah perut bayi Anda dan melihat reaksinya apakah dapat membantu bayi kentut atau bersendawa, juga bisa membaca lebih lanjut cara memijat bayi yang benar. Anda juga dapat memberikan pijatan lembut di bagian bagian belakang bayi Anda, menepuk punggung dengan lembut. Mengatasi sakit perut bayi Anda karena gas dalam perut akan lebih cepat jika bayi sudah bersendawa atau kentut.
  3. Mengatasi sakit perut bayi dengan mandi air hangat. Mandi air hangat membantu untuk menyembuhkan sakit perut pada bayi. Pastikan saat mandi memastikan Air hangat yang Anda gunakan tidak terlalu panas. Biarkan bayi Anda duduk dalam bak air hangat selama lima sampai tujuh menit.
  4. Kompres perut bayi Anda. Mengatasi sakit perut kembung bayi juga bisa dengan kompres panas/hangat pada perut bayi. Benda yang hangat dapat menyerap rasa sakit dari tubuh bayi atau perut bayi. Tapi harus sangat hati-hati jangan kompres terlalu panas karenak ulit bayi sangat sensiti. Selain kompres hangat dengan kain, anda juga dapat menaruh botol air hangat di perut bayi. Air hangat dapat dengan mudah digunakan untuk meredakan sakit perut pada bayi.


Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Kamis

Bubur Siram Bayam Tempe

Untuk Usia 7 - 12 bulan
.

Bubur bayam
Bahan-bahan yang diperlukan :
100 gram tepung beras
200 ml kaldu daging sapi
50 gram tempe, potong kecil-kecil
10 lembar daun bayam merah, iris-iris







Cara memasak Bubur Siram Bayam Tempe

  1. Campur tepung beras dan setengah bagian kaldu, masak sambil diaduk-aduk hingga meletup-letup. Angkat. Sisihkan.
  2. Didihkan sisa kaldu, masukkan tempe dan bayam, masak hingga bayam empuk, angkat. Haluskan.
  3. Masukkan ke dalam blender. Proses hingga halus. Siramkan bayam dan tempe halus diatas bubur beras. Sajikan segera.

Info Gizi Bubur Siram Bayam Tempe

Paduan tempe dan bayam yang kaya protein dan kalsium dalam tekstur yang lembut. Enzim pencernaan pada tempe membuat protein, lemak dan karbohidratnya lebih mudah dicerna. Bayam merah memiliki zat warna yang berfungsi sebagai antioksidan. Sayuran ini akan memberikan warna merah yang cukup kuat pada bubur bayi Anda.

Makanan sehat menjadikan bayi sehat
Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

14:09 Bunda Farros

Bubur Siram Bayam Tempe

Untuk Usia 7 - 12 bulan
.

Bubur bayam
Bahan-bahan yang diperlukan :
100 gram tepung beras
200 ml kaldu daging sapi
50 gram tempe, potong kecil-kecil
10 lembar daun bayam merah, iris-iris







Cara memasak Bubur Siram Bayam Tempe

  1. Campur tepung beras dan setengah bagian kaldu, masak sambil diaduk-aduk hingga meletup-letup. Angkat. Sisihkan.
  2. Didihkan sisa kaldu, masukkan tempe dan bayam, masak hingga bayam empuk, angkat. Haluskan.
  3. Masukkan ke dalam blender. Proses hingga halus. Siramkan bayam dan tempe halus diatas bubur beras. Sajikan segera.

Info Gizi Bubur Siram Bayam Tempe

Paduan tempe dan bayam yang kaya protein dan kalsium dalam tekstur yang lembut. Enzim pencernaan pada tempe membuat protein, lemak dan karbohidratnya lebih mudah dicerna. Bayam merah memiliki zat warna yang berfungsi sebagai antioksidan. Sayuran ini akan memberikan warna merah yang cukup kuat pada bubur bayi Anda.

Makanan sehat menjadikan bayi sehat
Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Sabtu

Tim Ayam Jagung Manis

Untuk bayi usia 9 - 12 bulan

Tim Ayam Jagung Manis
Bahan yang diperlukan:
50 gram beras
2 sdm minyak untuk menumis
1 siung bawang putih, cincang halus
300 ml kaldu ayam
1 buah hati ayam
1/2 sdt garam
1/4 adt gula pasir
1 tongkol jagung manis, iris bulirnya, tumbuk kasar
50 ml kaldu (ekstra)



Cara membuat Tim Ayam Jagung Manis :

  1. Cuci beras sampai bersih, lalu tiriskan
  2. Rebus hati ayam selama dua menit sampai hilang darahnya. Angkat, lalu cincang dan hancurkan dengan punggung sendok. Sisihkan
  3. Panaskan minyak, lalu tumis bawang putih sampai matang dan harum. Masukan beras, aduk rata. Tambahkan hati ayam, kaldu, garam dan gula pasir. Masak sampai setengah matang. Angkat
  4. Aduk nasi bersama jagung manis. Masukan kedalam mangkuk yang dioles minyak goreng, beri kaldu ekstra. Kukus selama 20 menit sampai kalde terserap habis. Angkat, sajikan

catatan : jagung tidak bisa dimasak lama. Sebab kandungan tapioka didalamnya akan membuat jagung keras. Masukan jagung tumbuk pada tahap akhir membuat masakan

Hasilnya 2 porsi tim ayam jagung manis semanis buah hati

Nilai gizi perporsi :
Energi    : 200,5 kkl
Protein    : 8,4 gram
Lemak    : 6,8 gram
Karbohidrat : 26,7 gram

Manfaatnya :
Jagung Kaya akan antioksidan. Apabila diberikan kepada anak, buah hati kita akan mampu mempunyai daya tahan tubuh yang baik


Makanan sehat menjadikan bayi sehat
Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


03:12 Bunda Farros

Tim Ayam Jagung Manis

Untuk bayi usia 9 - 12 bulan

Tim Ayam Jagung Manis
Bahan yang diperlukan:
50 gram beras
2 sdm minyak untuk menumis
1 siung bawang putih, cincang halus
300 ml kaldu ayam
1 buah hati ayam
1/2 sdt garam
1/4 adt gula pasir
1 tongkol jagung manis, iris bulirnya, tumbuk kasar
50 ml kaldu (ekstra)



Cara membuat Tim Ayam Jagung Manis :

  1. Cuci beras sampai bersih, lalu tiriskan
  2. Rebus hati ayam selama dua menit sampai hilang darahnya. Angkat, lalu cincang dan hancurkan dengan punggung sendok. Sisihkan
  3. Panaskan minyak, lalu tumis bawang putih sampai matang dan harum. Masukan beras, aduk rata. Tambahkan hati ayam, kaldu, garam dan gula pasir. Masak sampai setengah matang. Angkat
  4. Aduk nasi bersama jagung manis. Masukan kedalam mangkuk yang dioles minyak goreng, beri kaldu ekstra. Kukus selama 20 menit sampai kalde terserap habis. Angkat, sajikan

catatan : jagung tidak bisa dimasak lama. Sebab kandungan tapioka didalamnya akan membuat jagung keras. Masukan jagung tumbuk pada tahap akhir membuat masakan

Hasilnya 2 porsi tim ayam jagung manis semanis buah hati

Nilai gizi perporsi :
Energi    : 200,5 kkl
Protein    : 8,4 gram
Lemak    : 6,8 gram
Karbohidrat : 26,7 gram

Manfaatnya :
Jagung Kaya akan antioksidan. Apabila diberikan kepada anak, buah hati kita akan mampu mempunyai daya tahan tubuh yang baik


Makanan sehat menjadikan bayi sehat
Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Jumat

Bayi Perlu Makanan Sehat Dan Bergizi


makanan sehat dan bergizi
 AyahBunda tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi sang buah hati, terutama yang berkaitan erat dengan makanan. Makanan yang sehat mengandung bermacam-macam nutrisi yang begitu penting bagi pertumbuhan sang buah hati. Gizi yang baik pada anak senantiasa akan dapat membawa kesehatan mental serta menjaga berat badan secara keseluruhan dalam kondisi yang baik tentunya. Kini telah banyak kita jumpai tentang daftar makanan bayi sehat secara online maupun offline sehingga hal ini akan mampu memberikan orang tua beberapa ide mengenai apa yang dapat dimasukkan dalam makanan bergizi kepada anak-anak mereka.

Untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhannya, bayi membutuhkan asupan yang sehat, berupa makanan maupun susu yang diminumnya. Hal ini berlaku setelah bayi berumur lebih dari 6 bulan, mengingat sejak lahir hingga usia 6 bulan, sebaiknya orang tua memberikan asupan ASI ekslusif. Sebagai orangtua, Anda tentu ingin memberikan yang terbaik untuk sang buah hati. Tetapi, karena kurangnya informasi, asupan yang diberikan untuk sang buah hati dapat merusak kesehatan sang buah hati. Bayi pastinya belum memiliki gigi, sehingga ini akan membuat peran orang tua harus senantiasa membantu dalam memilih makanan yang terbaik bagi si buah hati. Selain makanan bayi yang sehat dan bergizi, harus diperhatikan pula mengenai makanan yang aman dan mudah dicerna bagi bayi.

Beberapa makanan bayi yang sehat dan bergizi , yaitu sebagai berikut :

Kacang hijau

Kacang hijau mengandung zat protein yang sangat tinggi, makanan bayi yang cocok diolah dengan kacang hijau yaitu dengan cara dimasak hingga menjadi lunak kemudian disaring. Hal ini dilakukan agar makanan ini mudah dicerna dan tidak tersedak oleh bayi. Kacang hijau sangatlah lezat bagi bayi jika dicampur sedikit susu dan madu.

Dada ayam
Daging ayam mengandung beberapa nutrisi yang kompleks yaitu protein, mineral, lemak, vitamin B kompleks yang begitu dibutuhkan oleh tubuh. Cara mengolah untuk bayi kita yang belum bisa mengunyah secara baik yaitu dengan merebus daging ayam hingga empuk kemudian hancurkan dan mengambil sari-sari pada daging tersebut. Untuk daging ayam yang terbaik bagi bayi diambil dari bagian dada, karena kandungan lemak pada dada ayam sangat sedikit sehingga baik untuk makanan bayi.

makanan sehat dan bergizi
Buah Apel
Apel untuk makanan bayi kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, magnesium serta air. Beberapa olahan pada apel ini sangatlah membantu dalam mensupport nutrisi bagi perkembangan tubuh bayi. Cara memasak yang baik untuk buah ini yaitu dengan menghaluskannya sedemikian rupa lalu diambil sari buahnya dan siap disajikan untuk makanan bayi saat siang dan sore hari.

Buah pisang.
Kandungan nutrisinya meliputi karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, magnesium dan fosfor, di mana nutrisi tersebut begitu kompleks dalam kandungan pada buah pisang. Cara mengolah menjadi makanan bayi yaitu dengan menghaluskan pisang sehingga seperti bubur dan setelah halus merata, berikanlah pada bayi untuk dimakan. Hendaknya makanan ini diberikan pada pagi dan sore hari ketika bayi telah selesai mandi.

Makanan Sehat dan Bergizi
Wortel
Wortel mengandung zat karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, , zat besi, magnesium, folat, sodium, kalsium, dan fosfor. Untuk mengolah makanan ini pada bayi cukup sederhana dan sama seperti cara olah makanan bayi sebelumnya yaitu dengan menghaluskannya dan ambil sarinya. Sebaiknya makanan bayi yang berupa wortel ini dicampur dengan nasi yang dimasak menjadi bubur halus sehingga cukup bermanfaat bagi tubuh bayi.

Hal Yang Penting Bagi Makanan Bayi Sehat

  1. Harus selalu memastikan dari segi kebersihan pada setiap makanan yang akan masuk pada tubuh bayi serta harus lebih selektif mungkin dalam pemilihan bahan baku untuk makanan bayi sehat. Selain itu, harus mengetahui sedetail mungkin tentang memasak pastikan semua bagian bahan baku pada makanan tersebut telah matang secara sempurna. Hal ini perlu diketahui agar bakteri dan kuman bisa mati dengan sempurna juga.
  2. Perlu memperhatikan dan menjauhi segala jenis makanan bayi yang bebas dari MSG dan pastikan semua makanan bayi tersebut bebas dari bumbu penyedap serta bahan pengawet. Sebaiknya juga tidak terlalu sering memberikan makanan instan pada bayi. Lebih baik memasak makanan bayi yang sehat sesuai takaran gizi.
  3. Menelusuri dan mencatat beberapa resep makanan bayi yang sehat  dan hendaknya pula memiliki daya kreativitas dalam memberikan variasi makanan bayi sehingga bayi tidak merasa bosan dalam mengkonsumsi makanannya dalam sehari-hari.

Sedini mungkin peran orangtua harus bisa lebih ditekankan dalam pengenalan makanan sehat bagi bayi mereka. Selain anjuran untuk lebih memilih makanan rendah kalori dan rendah lemak. Ternyata perlu diketahui bahwa satu gram zat lemak itu memberikan kalori menjadi dua kali lipat daripada zat karbohidrat. Jadi bukan hanya lebih mengenalkan makanan sehat saja, melainkan mengajarkan cara makan sehat yang bermanfaat, misalnya makan yang diatur oleh rasa lapar dan berhenti sebelum kenyang. Oleh karena itu, orangtua harus senantiasa pandai dalam mengatur dan mengolah makanan bayi yang sehat bagi bayi mereka serta melihat perkembangan tiap waktu. Jikalau mengalami sedikit masalah, sebaiknya dilihat terlebih dahulu sumber makanan dan pola makan yang diberikan oleh bayi.


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat
08:59 Bunda Farros

Bayi Perlu Makanan Sehat Dan Bergizi


makanan sehat dan bergizi
 AyahBunda tentunya ingin memberikan yang terbaik bagi sang buah hati, terutama yang berkaitan erat dengan makanan. Makanan yang sehat mengandung bermacam-macam nutrisi yang begitu penting bagi pertumbuhan sang buah hati. Gizi yang baik pada anak senantiasa akan dapat membawa kesehatan mental serta menjaga berat badan secara keseluruhan dalam kondisi yang baik tentunya. Kini telah banyak kita jumpai tentang daftar makanan bayi sehat secara online maupun offline sehingga hal ini akan mampu memberikan orang tua beberapa ide mengenai apa yang dapat dimasukkan dalam makanan bergizi kepada anak-anak mereka.

Untuk mendukung perkembangan dan pertumbuhannya, bayi membutuhkan asupan yang sehat, berupa makanan maupun susu yang diminumnya. Hal ini berlaku setelah bayi berumur lebih dari 6 bulan, mengingat sejak lahir hingga usia 6 bulan, sebaiknya orang tua memberikan asupan ASI ekslusif. Sebagai orangtua, Anda tentu ingin memberikan yang terbaik untuk sang buah hati. Tetapi, karena kurangnya informasi, asupan yang diberikan untuk sang buah hati dapat merusak kesehatan sang buah hati. Bayi pastinya belum memiliki gigi, sehingga ini akan membuat peran orang tua harus senantiasa membantu dalam memilih makanan yang terbaik bagi si buah hati. Selain makanan bayi yang sehat dan bergizi, harus diperhatikan pula mengenai makanan yang aman dan mudah dicerna bagi bayi.

Beberapa makanan bayi yang sehat dan bergizi , yaitu sebagai berikut :

Kacang hijau

Kacang hijau mengandung zat protein yang sangat tinggi, makanan bayi yang cocok diolah dengan kacang hijau yaitu dengan cara dimasak hingga menjadi lunak kemudian disaring. Hal ini dilakukan agar makanan ini mudah dicerna dan tidak tersedak oleh bayi. Kacang hijau sangatlah lezat bagi bayi jika dicampur sedikit susu dan madu.

Dada ayam
Daging ayam mengandung beberapa nutrisi yang kompleks yaitu protein, mineral, lemak, vitamin B kompleks yang begitu dibutuhkan oleh tubuh. Cara mengolah untuk bayi kita yang belum bisa mengunyah secara baik yaitu dengan merebus daging ayam hingga empuk kemudian hancurkan dan mengambil sari-sari pada daging tersebut. Untuk daging ayam yang terbaik bagi bayi diambil dari bagian dada, karena kandungan lemak pada dada ayam sangat sedikit sehingga baik untuk makanan bayi.

makanan sehat dan bergizi
Buah Apel
Apel untuk makanan bayi kaya akan karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, magnesium serta air. Beberapa olahan pada apel ini sangatlah membantu dalam mensupport nutrisi bagi perkembangan tubuh bayi. Cara memasak yang baik untuk buah ini yaitu dengan menghaluskannya sedemikian rupa lalu diambil sari buahnya dan siap disajikan untuk makanan bayi saat siang dan sore hari.

Buah pisang.
Kandungan nutrisinya meliputi karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, magnesium dan fosfor, di mana nutrisi tersebut begitu kompleks dalam kandungan pada buah pisang. Cara mengolah menjadi makanan bayi yaitu dengan menghaluskan pisang sehingga seperti bubur dan setelah halus merata, berikanlah pada bayi untuk dimakan. Hendaknya makanan ini diberikan pada pagi dan sore hari ketika bayi telah selesai mandi.

Makanan Sehat dan Bergizi
Wortel
Wortel mengandung zat karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, vitamin C, , zat besi, magnesium, folat, sodium, kalsium, dan fosfor. Untuk mengolah makanan ini pada bayi cukup sederhana dan sama seperti cara olah makanan bayi sebelumnya yaitu dengan menghaluskannya dan ambil sarinya. Sebaiknya makanan bayi yang berupa wortel ini dicampur dengan nasi yang dimasak menjadi bubur halus sehingga cukup bermanfaat bagi tubuh bayi.

Hal Yang Penting Bagi Makanan Bayi Sehat

  1. Harus selalu memastikan dari segi kebersihan pada setiap makanan yang akan masuk pada tubuh bayi serta harus lebih selektif mungkin dalam pemilihan bahan baku untuk makanan bayi sehat. Selain itu, harus mengetahui sedetail mungkin tentang memasak pastikan semua bagian bahan baku pada makanan tersebut telah matang secara sempurna. Hal ini perlu diketahui agar bakteri dan kuman bisa mati dengan sempurna juga.
  2. Perlu memperhatikan dan menjauhi segala jenis makanan bayi yang bebas dari MSG dan pastikan semua makanan bayi tersebut bebas dari bumbu penyedap serta bahan pengawet. Sebaiknya juga tidak terlalu sering memberikan makanan instan pada bayi. Lebih baik memasak makanan bayi yang sehat sesuai takaran gizi.
  3. Menelusuri dan mencatat beberapa resep makanan bayi yang sehat  dan hendaknya pula memiliki daya kreativitas dalam memberikan variasi makanan bayi sehingga bayi tidak merasa bosan dalam mengkonsumsi makanannya dalam sehari-hari.

Sedini mungkin peran orangtua harus bisa lebih ditekankan dalam pengenalan makanan sehat bagi bayi mereka. Selain anjuran untuk lebih memilih makanan rendah kalori dan rendah lemak. Ternyata perlu diketahui bahwa satu gram zat lemak itu memberikan kalori menjadi dua kali lipat daripada zat karbohidrat. Jadi bukan hanya lebih mengenalkan makanan sehat saja, melainkan mengajarkan cara makan sehat yang bermanfaat, misalnya makan yang diatur oleh rasa lapar dan berhenti sebelum kenyang. Oleh karena itu, orangtua harus senantiasa pandai dalam mengatur dan mengolah makanan bayi yang sehat bagi bayi mereka serta melihat perkembangan tiap waktu. Jikalau mengalami sedikit masalah, sebaiknya dilihat terlebih dahulu sumber makanan dan pola makan yang diberikan oleh bayi.


Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Rabu

Sehatnya Pola Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun


Melihat sang buah hati tidur sungguh menggemaskan coba kita perhatikan dengan seksama. Tidurnya bayi merupakan salah satu sarana beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Udara yang dihirup ketika ia di dalam rahim tentu berbeda dengan udara di lingkungan bebas. Begitu pula dengan cahaya, temperatur, dan kelembaban di sekitarnya.

Selama waktu tidurnyaa pertumbuhan serta perkembangan organ-organ tubuh bayi akan bertambah secara pesat. Bagi bayi tidur merupakan saat paling tepat untuk mengumpulkan energi agar proses adaptasi dan metabolisme di dalam tubuhnya berjalan lancar

Pola Tidur Bayi


Tidur Sehat  Bayi Usia 0 – 3 Bulan


Bayi yang baru lahir memiliki kebutuhan waktu tidur selama 17 – 18 jam sehari pada beberapa minggu pertama kelahirannya dan berkurang secara perlahan hingga 15 jam per hari pada bulan ke-3. Dengan waktu selama 3 – 4 jam setiap kali ia tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama.

Tips untuk Bunda :

Pastikan apakah kondisi popoknya masih kering atau sudah basah.
Bayi belum bisa tidur malam dengan jangka waktu yang lama, namun seiring dengan perkembangan usianya, Ibu dapat melatihnya secara perlahan.
Bayi hanya dapat beraktivitas selama 2 jam. Perhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan bayi ketika ia mengantuk. Misalnya, sering menguap, mengucek-ngucek matanya, atau menangis. Bantulah ia agar segera tertidur. Kepekaan Ibu pasti akan mengenali setiap gerakan yang ditunjukkan oleh bayi.
Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, bayi Ibu justru akan terbangun waktu malam ketika Ibu akan tidur. Hal ini sangat normal kok, Bu. Tetapi ketika si Kecil sudah memasuki usia 2 minggu, latihlah ia untuk membedakan malam dan siang hari. Bangunkan ia pada pagi hari sambil membuka tirai dan membiarkan cahaya matahari pagi masuk. Pada malam hari, buatlah suasana kamar menjadi redup.
Biarkan si Kecil mengenali waktu tidurnya sendiri. Caranya? Letakkan ia di tempat tidur ketika ia mulai mengantuk, sekalipun matanya masih terbuka.
Bayi yang baru dilahirkan hanya makan dan tidur sepanjang hari. Berilah ASI jika ia terbangun karena lapar waktu malam, namun pastikan lampu tidak menyala terlalu terang ketika Ibu menyusuinya. Hindari kebisingan dan pastikan suasana sekitar tenang selama Ibu sedang menyusuinya.

Tidur Sehat Bayi Usia 3 – 6 Bulan


Mencapai usia di atas 3 bulan, umumnya kebutuhan waktu tidur bayi adalah 15 jam sehari, dengan pembagian 10 jam di malam hari dan sisanya 3 jam di siang hari. Ibu masih akan terbangun pada malam hari untuk menyusui, namun sudah tidak sesering ketika usia bayi di bawah 3 bulan. Kemudian, saat usia si Kecil telah mencapai 6 bulan, secara fisik ia sudah mampu tidur sepanjang malam. Kebiasaan tidur bayi sangat tergantung pada pola tidur yang sudah Ibu terapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Menetapkan waktu tidur malam dan siang pada jam yang sama agar pola tidurnya terbentuk. Jam tidur malam yang baik bagi bayi adalah antara pukul 19.30 – 21.00.
Jangan biasakan waktu tidur malam melewati jam tidur normal. Bayi Ibu mungkin saja tidak terlihat lelah saat larut malam, namun bila Ibu perhatikan dengan seksama, akan ada tanda-tanda tertentu yang diperlihatkan jika ia melewati jam tidurnya.
Rutinitas yang dilakukan dengan urutan yang sama terutama pada waktu tidur malam, misalnya membersihkan badan, memijat lembut tubuhnya, mengganti pakaian, membaringkan di tempat tidur, atau memberikan ciuman selamat tidur, akan membentuk pola tidur si Kecil
Jika bayi Ibu cenderung tidur lebih dari 10 – 12 jam setiap malam, bangunkan ia pada pagi hari agar jam biologisnya kembali normal. Bayi perlu mengikuti pola tidur-bangun yang teratur setiap hari.
Saat ini bayi harus belajar tidur sendiri, tidak karena ia ditepuk-tepuk, dibelai.
Hindari kebiasaan menyusu pada waktu tidur, agar bayi tidak berpikir bahwa waktu menyusu adalah juga waktu tidur. Untuk menyiasatinya, Ibu bisa menambah waktu menyusui di malam hari sebelum tidur.

Tidur Sehat Bayi Usia 6 – 9 Bulan


Bayi pada usia ini biasanya membutuhkan waktu tidur 14 jam sehari dan dapat tidur sepanjang 8 jam sekali waktu. Bayi dapat membagi waktu tidur siangnya menjadi 2 bagian, masing-masing antara 1 – 1,5 jam dan 2 jam setiap hari pada siang dan sore. Ingat ya Bu, waktu tidur yang konsisten akan membantu membentuk pola tidur anak.

Tips untuk Bunda :

Sekalipun pada rentang usia sebelumnya Ibu telah menyiapkan beberapa ritual sebelum ia tidur, namun pada usia inilah bayi Ibu mulai mengenali dan terbiasa dengan waktu tidur. Pastikan rutinitas sebelum tidur ini terjadi dalam urutan yang sama setiap malam, agar ia mengetahui bahwa waktu tidur malamnya telah tiba.
Dengan memiliki jadwal yang rutin, bukan berarti Ibu tidak bisa mengajak bayi untuk aktif dalam kegiatan tertentu lho! Tetap ajak ia bermain, berjalan-jalan, bahkan berwisata bersama Ibu. Asalkan kebutuhan waktu tidur hariannya terpenuhi.
Pada usia ini si Kecil sebaiknya sudah terbiasa tidur sendiri. Jika ia menangis, jangan segera mendatanginya, tunggulah beberapa saat hingga ia tenang sendiri. Atau jika Ibu merasa ia sangat memerlukan Ibu, bantulah agar ia tertidur kembali.
Bayi yang sebelumnya tidak memiliki masalah dan gangguan tidur, sangat mungkin suatu waktu mengalaminya. Ia bisa tiba-tiba terbangun pada malam hari, ataupun sulit tidur pada usia ini. Apa penyebabnya? Karena pada waktu inilah bayi Ibu mulai belajar duduk, berguling, merangkak, bahkan mungkin mengangkat tubuhnya untuk berdiri. Terkadang, ia berlatih terlalu keras bahkan ketika waktunya ia harus tidur.
Menyusui si Kecil pada malam hari hanya akan mengganggu tidurnya. Pilih waktu lain untuk menyusui, jauh sebelum waktu tidurnya, atau mintalah suami Ibu menidurkannya, sehingga ia tidak ‘mengendus’ aroma ASI Ibu.

Tidur Sehat Bayi Usia 9 – 12 Bulan


Pada usia ini, kebutuhan waktu tidur bayi adalah sebanyak 12 jam, termasuk tidur 2 kali pada siang hari, dengan lama 1,5 – 2 jam. Pastikan kebutuhan tidur bayi terpenuhi karena waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Cobalah untuk komitmen dengan waktu tidur yang telah ditetapkan dan mantapkan langkah-langkah yang telah Ibu tetapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Tetaplah komitmen terhadap waktu dan rutinitas tidur malam. Pastikan agar rutinitas sebelum tidur menyenangkan bagi si Kecil. Misalnya, bila ia tidak terlalu suka mengganti baju, maka tempatkan hal ini di urutan paling atas sebelum kegiatan lain yang menyenangkan untuknya. Jika bayi memiliki rutinitas harian yang dilakukan secara teratur tanpa berubah dari hari ke hari, maka dapat dipastikan si Kecil akan lebih mudah tidur malam.
Berikanlah kesempatan pada bayi untuk melatih dirinya tidur sendiri. Jika ia selalu bergantung pada kebiasaan-kebiasaan tidur seperti digendong, ditepuk-tepuk, atau ditemani maka ia akan menangis ketika terbangun di malam hari dan tidak melihat Ibu di sisinya.

Kemampuan motorik yang sedang dilatih bayi menyebabkan ia terlalu aktif untuk tidur atau terbangun di malam hari untuk berlatih. Jika ia tidak dapat melakukan sendiri apa yang diinginkannya, biasanya bayi akan menangis. Sebaiknya Ibu tidak menungguinya dan jangan mengajaknya bermain. Biarkan keadaan lampu tetap redup dan bujuk ia agar kembali tidur. Kecemasan karena tidak melihat Ibu ketika ia terbangun (separation anxiety) dapat membuatnya menangis. Jika demikian, hampiri dan sapa si Kecil. Biasanya ia akan segera berhenti menangis.

Membiasakan bayi tidur sendiri setelah usianya mencapai 6 bulan atau lebih, bukan berarti Ibu akan kehilangan saat-saat yang hangat bersama bayi. Dengan mengatur pola tidurnya, bayi akan menjadi lebih sehat dan Ibu bisa meluangkan waktu untuk suami. Perhatian dan komunikasi melalui pembagian tugas antara Ibu dan suami dapat membuat segala kesulitan dalam membesarkan bayi menjadi lebih mudah.

Begitupun dengan komunikasi antara Ibu dan bayi. Meskipun terasa janggal ketika berbicara dengan bayi, Ibu sebenarnya sedang membangun hubungan secara mental. Terkadang, ia bahkan bisa ikut tertawa bila Ibu bahagia dan sedih bila Ibu juga dalam keadaan sedih. Karena tidak ada yang dapat mengerti bayi selain Ibu sendiri, jadi keterikatan secara emosional sangat penting dan perlu dijaga dengan komunikasi yang baik dari Ibu dan suami.



Pola Tidur Sehat Menjadikan Bayi Tumbuh dan Berkembang Sehat
Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


10:29 Bunda Farros

Sehatnya Pola Tidur Bayi Usia Dibawah 1 Tahun


Melihat sang buah hati tidur sungguh menggemaskan coba kita perhatikan dengan seksama. Tidurnya bayi merupakan salah satu sarana beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Udara yang dihirup ketika ia di dalam rahim tentu berbeda dengan udara di lingkungan bebas. Begitu pula dengan cahaya, temperatur, dan kelembaban di sekitarnya.

Selama waktu tidurnyaa pertumbuhan serta perkembangan organ-organ tubuh bayi akan bertambah secara pesat. Bagi bayi tidur merupakan saat paling tepat untuk mengumpulkan energi agar proses adaptasi dan metabolisme di dalam tubuhnya berjalan lancar

Pola Tidur Bayi


Tidur Sehat  Bayi Usia 0 – 3 Bulan


Bayi yang baru lahir memiliki kebutuhan waktu tidur selama 17 – 18 jam sehari pada beberapa minggu pertama kelahirannya dan berkurang secara perlahan hingga 15 jam per hari pada bulan ke-3. Dengan waktu selama 3 – 4 jam setiap kali ia tidur, baik malam ataupun siang hari selama minggu-minggu pertama.

Tips untuk Bunda :

Pastikan apakah kondisi popoknya masih kering atau sudah basah.
Bayi belum bisa tidur malam dengan jangka waktu yang lama, namun seiring dengan perkembangan usianya, Ibu dapat melatihnya secara perlahan.
Bayi hanya dapat beraktivitas selama 2 jam. Perhatikan tanda-tanda yang ditunjukkan bayi ketika ia mengantuk. Misalnya, sering menguap, mengucek-ngucek matanya, atau menangis. Bantulah ia agar segera tertidur. Kepekaan Ibu pasti akan mengenali setiap gerakan yang ditunjukkan oleh bayi.
Selama beberapa hari pertama setelah kelahiran, bayi Ibu justru akan terbangun waktu malam ketika Ibu akan tidur. Hal ini sangat normal kok, Bu. Tetapi ketika si Kecil sudah memasuki usia 2 minggu, latihlah ia untuk membedakan malam dan siang hari. Bangunkan ia pada pagi hari sambil membuka tirai dan membiarkan cahaya matahari pagi masuk. Pada malam hari, buatlah suasana kamar menjadi redup.
Biarkan si Kecil mengenali waktu tidurnya sendiri. Caranya? Letakkan ia di tempat tidur ketika ia mulai mengantuk, sekalipun matanya masih terbuka.
Bayi yang baru dilahirkan hanya makan dan tidur sepanjang hari. Berilah ASI jika ia terbangun karena lapar waktu malam, namun pastikan lampu tidak menyala terlalu terang ketika Ibu menyusuinya. Hindari kebisingan dan pastikan suasana sekitar tenang selama Ibu sedang menyusuinya.

Tidur Sehat Bayi Usia 3 – 6 Bulan


Mencapai usia di atas 3 bulan, umumnya kebutuhan waktu tidur bayi adalah 15 jam sehari, dengan pembagian 10 jam di malam hari dan sisanya 3 jam di siang hari. Ibu masih akan terbangun pada malam hari untuk menyusui, namun sudah tidak sesering ketika usia bayi di bawah 3 bulan. Kemudian, saat usia si Kecil telah mencapai 6 bulan, secara fisik ia sudah mampu tidur sepanjang malam. Kebiasaan tidur bayi sangat tergantung pada pola tidur yang sudah Ibu terapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Menetapkan waktu tidur malam dan siang pada jam yang sama agar pola tidurnya terbentuk. Jam tidur malam yang baik bagi bayi adalah antara pukul 19.30 – 21.00.
Jangan biasakan waktu tidur malam melewati jam tidur normal. Bayi Ibu mungkin saja tidak terlihat lelah saat larut malam, namun bila Ibu perhatikan dengan seksama, akan ada tanda-tanda tertentu yang diperlihatkan jika ia melewati jam tidurnya.
Rutinitas yang dilakukan dengan urutan yang sama terutama pada waktu tidur malam, misalnya membersihkan badan, memijat lembut tubuhnya, mengganti pakaian, membaringkan di tempat tidur, atau memberikan ciuman selamat tidur, akan membentuk pola tidur si Kecil
Jika bayi Ibu cenderung tidur lebih dari 10 – 12 jam setiap malam, bangunkan ia pada pagi hari agar jam biologisnya kembali normal. Bayi perlu mengikuti pola tidur-bangun yang teratur setiap hari.
Saat ini bayi harus belajar tidur sendiri, tidak karena ia ditepuk-tepuk, dibelai.
Hindari kebiasaan menyusu pada waktu tidur, agar bayi tidak berpikir bahwa waktu menyusu adalah juga waktu tidur. Untuk menyiasatinya, Ibu bisa menambah waktu menyusui di malam hari sebelum tidur.

Tidur Sehat Bayi Usia 6 – 9 Bulan


Bayi pada usia ini biasanya membutuhkan waktu tidur 14 jam sehari dan dapat tidur sepanjang 8 jam sekali waktu. Bayi dapat membagi waktu tidur siangnya menjadi 2 bagian, masing-masing antara 1 – 1,5 jam dan 2 jam setiap hari pada siang dan sore. Ingat ya Bu, waktu tidur yang konsisten akan membantu membentuk pola tidur anak.

Tips untuk Bunda :

Sekalipun pada rentang usia sebelumnya Ibu telah menyiapkan beberapa ritual sebelum ia tidur, namun pada usia inilah bayi Ibu mulai mengenali dan terbiasa dengan waktu tidur. Pastikan rutinitas sebelum tidur ini terjadi dalam urutan yang sama setiap malam, agar ia mengetahui bahwa waktu tidur malamnya telah tiba.
Dengan memiliki jadwal yang rutin, bukan berarti Ibu tidak bisa mengajak bayi untuk aktif dalam kegiatan tertentu lho! Tetap ajak ia bermain, berjalan-jalan, bahkan berwisata bersama Ibu. Asalkan kebutuhan waktu tidur hariannya terpenuhi.
Pada usia ini si Kecil sebaiknya sudah terbiasa tidur sendiri. Jika ia menangis, jangan segera mendatanginya, tunggulah beberapa saat hingga ia tenang sendiri. Atau jika Ibu merasa ia sangat memerlukan Ibu, bantulah agar ia tertidur kembali.
Bayi yang sebelumnya tidak memiliki masalah dan gangguan tidur, sangat mungkin suatu waktu mengalaminya. Ia bisa tiba-tiba terbangun pada malam hari, ataupun sulit tidur pada usia ini. Apa penyebabnya? Karena pada waktu inilah bayi Ibu mulai belajar duduk, berguling, merangkak, bahkan mungkin mengangkat tubuhnya untuk berdiri. Terkadang, ia berlatih terlalu keras bahkan ketika waktunya ia harus tidur.
Menyusui si Kecil pada malam hari hanya akan mengganggu tidurnya. Pilih waktu lain untuk menyusui, jauh sebelum waktu tidurnya, atau mintalah suami Ibu menidurkannya, sehingga ia tidak ‘mengendus’ aroma ASI Ibu.

Tidur Sehat Bayi Usia 9 – 12 Bulan


Pada usia ini, kebutuhan waktu tidur bayi adalah sebanyak 12 jam, termasuk tidur 2 kali pada siang hari, dengan lama 1,5 – 2 jam. Pastikan kebutuhan tidur bayi terpenuhi karena waktu tidur yang cukup sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang si Kecil. Cobalah untuk komitmen dengan waktu tidur yang telah ditetapkan dan mantapkan langkah-langkah yang telah Ibu tetapkan pada usia sebelumnya.

Tips untuk Bunda :

Tetaplah komitmen terhadap waktu dan rutinitas tidur malam. Pastikan agar rutinitas sebelum tidur menyenangkan bagi si Kecil. Misalnya, bila ia tidak terlalu suka mengganti baju, maka tempatkan hal ini di urutan paling atas sebelum kegiatan lain yang menyenangkan untuknya. Jika bayi memiliki rutinitas harian yang dilakukan secara teratur tanpa berubah dari hari ke hari, maka dapat dipastikan si Kecil akan lebih mudah tidur malam.
Berikanlah kesempatan pada bayi untuk melatih dirinya tidur sendiri. Jika ia selalu bergantung pada kebiasaan-kebiasaan tidur seperti digendong, ditepuk-tepuk, atau ditemani maka ia akan menangis ketika terbangun di malam hari dan tidak melihat Ibu di sisinya.

Kemampuan motorik yang sedang dilatih bayi menyebabkan ia terlalu aktif untuk tidur atau terbangun di malam hari untuk berlatih. Jika ia tidak dapat melakukan sendiri apa yang diinginkannya, biasanya bayi akan menangis. Sebaiknya Ibu tidak menungguinya dan jangan mengajaknya bermain. Biarkan keadaan lampu tetap redup dan bujuk ia agar kembali tidur. Kecemasan karena tidak melihat Ibu ketika ia terbangun (separation anxiety) dapat membuatnya menangis. Jika demikian, hampiri dan sapa si Kecil. Biasanya ia akan segera berhenti menangis.

Membiasakan bayi tidur sendiri setelah usianya mencapai 6 bulan atau lebih, bukan berarti Ibu akan kehilangan saat-saat yang hangat bersama bayi. Dengan mengatur pola tidurnya, bayi akan menjadi lebih sehat dan Ibu bisa meluangkan waktu untuk suami. Perhatian dan komunikasi melalui pembagian tugas antara Ibu dan suami dapat membuat segala kesulitan dalam membesarkan bayi menjadi lebih mudah.

Begitupun dengan komunikasi antara Ibu dan bayi. Meskipun terasa janggal ketika berbicara dengan bayi, Ibu sebenarnya sedang membangun hubungan secara mental. Terkadang, ia bahkan bisa ikut tertawa bila Ibu bahagia dan sedih bila Ibu juga dalam keadaan sedih. Karena tidak ada yang dapat mengerti bayi selain Ibu sendiri, jadi keterikatan secara emosional sangat penting dan perlu dijaga dengan komunikasi yang baik dari Ibu dan suami.



Pola Tidur Sehat Menjadikan Bayi Tumbuh dan Berkembang Sehat
Selamat memperhatikan bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat


Senin

Bubur Nasi Merah 

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur Nasi MerahBahan-bahan yang digunakan :
40 gram beras merah, kukus setengah matang
400 ml air kaldu
1 sdt margarine
1/3  minyak wijen
½ siung bawang putih, iris tipis
1 sdm daging ikan kakap merah, cincang halus
2 sdm kacang merah, kukus matang
20 gram wortol iris kecil
1 tangkai bayam, petik daunnya saja, iris halus




Cara membuat Bubur Nasi Merah :


  • Masak beras bersama air kaldu hingga bulir beras merekah, sisihkan
  • Panaskan margarine, minyak wijen, tumis bawang putih jahe dan ikan sampai matang. 
  • Angkat, campurkan tumisan ikan kedalam bubur, 
  • Aduk dan masak hingga matang dan bubur menjadi kental. Siap disajikan


Hasil 2 porsi bubur nasi beras merah

Nilai gizi per porsi :
Energi : 147 kkl
Protein : 6,1 gram
Lemak : 3,7 gram
Karbohidrat : 22,5 gram

Info gizi :
Selain tinggi protein nabati, kacang merah juga kaya kalsium dan fosfor. Zat-zat gizi ini berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak. Kandungan vitamin E nya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan otot

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

08:26 Bunda Farros

Bubur Nasi Merah 

(Untuk Bayi 9-12 bulan)

Bubur Nasi MerahBahan-bahan yang digunakan :
40 gram beras merah, kukus setengah matang
400 ml air kaldu
1 sdt margarine
1/3  minyak wijen
½ siung bawang putih, iris tipis
1 sdm daging ikan kakap merah, cincang halus
2 sdm kacang merah, kukus matang
20 gram wortol iris kecil
1 tangkai bayam, petik daunnya saja, iris halus




Cara membuat Bubur Nasi Merah :


  • Masak beras bersama air kaldu hingga bulir beras merekah, sisihkan
  • Panaskan margarine, minyak wijen, tumis bawang putih jahe dan ikan sampai matang. 
  • Angkat, campurkan tumisan ikan kedalam bubur, 
  • Aduk dan masak hingga matang dan bubur menjadi kental. Siap disajikan


Hasil 2 porsi bubur nasi beras merah

Nilai gizi per porsi :
Energi : 147 kkl
Protein : 6,1 gram
Lemak : 3,7 gram
Karbohidrat : 22,5 gram

Info gizi :
Selain tinggi protein nabati, kacang merah juga kaya kalsium dan fosfor. Zat-zat gizi ini berperan penting dalam pertumbuhan tulang dan gigi anak. Kandungan vitamin E nya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan otot

Selamat mencoba bunda, senangnya melihat bayi tumbuh sehat

Popular Posts